Tampilkan postingan dengan label Demokrasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Demokrasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Oktober 2018

Gianyar 18 Oktober 2018 – Kementerian Pemudan dan Olahraga (Kemenpora) bekerjasama dengan Generasi Muda Desa Nusantara (Gema Desantara) menyelenggarakan pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba (KOPAN)  di Provinsi Bali.

Vivin Sania Dewi, Koordinator Gema Desantara Bali, mengatakan pelatihan KOPAN akan digelar hingga 29 Oktober di lima kabupaten berbeda, yang meliputi Kabupaten Gianyar, Tabanan, Badung,  Denpasar, dan Kabupaten Klungkung.

Pelatihan KOPAN pertama, tambah Vivin, yang digelar di Balai Desa Batuan Kaler, Sukawati, Kabupaten Gianyar diikuti  sebanyak 200 pemuda. Adapun, Gianyar menjadi kabupaten pertama yang menggelar pelatihan KOPAN dan akan diikuti 480 pemuda yang berasal dari komunitas pemuda se-Kabupaten Gianyar.

"Di Gianyar, masih akan dilaksanakan 2 kegiatan serupa pada tanggal 24 dan 29 Oktober 2018 di Tegal Alang dan Bale Budaya Kelurahan Gianyar,  Kecamatan Gianyar," kata Vivin.

Pelatihan kader pemuda anti narkoba juga turut dihadiri dan dibuka langsung Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun, SH dengan 3 kali pemukulan gong.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati, mengatakan, narkoba atau narkotika dan golongannya memiliki manfaat dan dibutuhkan dalam bidang kesehatan.  Namun, apabila narkoba disalahgunakan, justru dapat menimbulkan bahaya yang besar.

"Penyalahgunaan narkoba seringkali menimbulkan ketergantungan bagi penggunanya, terlebih tanpa adanya pengawasan dan pengendalian yang benar," ungkapnya.

Ia manambahkan, sasaran terhadap penyalahgunaan narkoba ini pun tidak terbatas. Mulai dari pemuda dari kalangan anak sekolah dan mahasiswa hingga orang tua dan dewasa.

Menyadari betapa bahayanya penyalahgunaan narkoba bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh sebab itu,  diperlukan upaya terpadu dalam menangani pencegahan dan pengawasan terhadap peredaran narkoba.

Sejalan dengan program pemerintah, pelatihan KOPAN ini menjadi bentuk kepedulian bersama dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba.


"Keberadaan para KOPAN nantinya diharapkan menjadi penggerak penyebaran informasi terkait bahayanya penyalahgunaan narkoba serta mendorong aktivitas pencegahan secara dini baik di lingkungan pendidikan dan masyarakat," tegas Pak Wabup.

Wabup Agung Gde Mayun pun berharap, pelatihan KOPAN bisa dilaksanakan diberbagai wilayah di Provinsi Bali khususnya Kabupaten Gianyar.

Senin, 24 September 2018

Kantin Data
Kemendagri (kementerian Dalam Negeri) memberikan penghargaan kepada Neneng Hasanah Yasin, Bupati Kabupaten Bekasi sebagai kepala daerah inovatif. Pemberian penghargaan diduga sebuah maladminsitrasi yang dilakukan oleh Kemendagri. Karena hasil penilaian atas penghargaan tersebut tidak sesuai dengan kondisi dan fakta di lapangan.
Kantin Data

Melihat rekam jejak anggota DPRD atau Anggota Dewan (anggota legislatif) di Kabupaten Bekasi egitu penting untuk bisa menilai kinerja mereka selama 5 tahun silam, hal ini akan menjadi penentu pilihan di pemilu legislative 2019 mendatang.
Kantin Data

Bekasi, Kantinpers - Rapat paripurna Pemkab Bekasi dengan DPRD Kabupaten Bekasi untuk membahas APBD Perubahan tahun 2018 batal diselenggarakan, hal ini memicu spekulasi ditengah masyarakat bahwa batalnya rapat tersebut dikarenakan belum adanya uang pelicin dari Pemkab Bekasi untuk Anggota DPRD Kabupaten Bekasi untuk memuluskan rapat paripurna tersebut.

Kamis, 19 April 2018


Kantinpers - Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) memiliki peran vital sebagai stabilitas dalam pesta demokrasi, acap kali dalam prosesnya sering terjadi konflik atau sentimen dikalangan calon pemimpin serta basis pendukung antar pasangan calon. Hal ini sering dijumpai dalam pesta demokrasi lima tahunan (Pemilu) dimana masyarakat, aktivis, pemerintah, dan penyelenggara pemilu disibukkan dengan proses pemilu.

Manuver gerakan untuk mendapat simpati atau menselebritiskan diri di masyarakat menjadi fokus pasangan calon untuk mendapat singgah sana kepemimpinan, suasana pemilu bagai kabut menyeliputi pagi hari di pedesaan yang terkadang menutupi mana kawan dan mana lawan menjadi tabu dalam proses pemilu. Dalam hal pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota tahun 2018.

Mobilisasi penggiringan masa dilakukan oleh para calon dengan gencar, mulai dari penyebaran foto melalui banner, berita mulut ke mulut, hingga media cetak dan elektronik  yang saat ini menjadi isolator terbaik dalam proses kampanye kecepatan pengaksesan. Semua itu memungkinkan masyarakat dalam mengetahui apa yang di janjikan oleh para pasangan calon. Ditambah era moderenisasi teknologi (gawai) sudah masuk kesudut-sudut tempat tidur hingga buang air besar saja kita bisa update dan direspon oleh publik.

Bawaslu sebagai pengawas sekaligus sebagai stabilitas pemilu memiliki peran penting dalam pesta demokrasi, hal tersebut terlihat peran Bawaslu dalam proses pengawalan dan pengawasan  terhadap tiap-tiap fase berpemilu Bawaslu selalu tampil, fase pemutahiran data oleh PPDP Bawaslu nampak sebagi kontrol demi terwujudnya akurasi Daftar Pemilih Tetap (DPT), fase kampanye Bawaslu muncul mengawasi dan merekomendasikan kepada pihak berwenang atas proses berkampanye yang tidak sesuai amanat dan atau Undang-Undang yang berlaku, saat pencoblosan hingga pengawalan penghituan hasil pencoblosan Bawaslu tampil sebagi garda terdepan dalam pengawalan hak suara masyarakat.

Peran Bawaslu dalam mengawal proses kampanye sangat besar. Kampanye merupakan fase yang sangat mudah terjangkit virus Suku, Ras, Agama, dan antar golongan (SARA). Keganasan SARA dalam memecah belah masyarakat dan mampu mengkambing hitamkan salah satu golongan. Dalam hal ini Bawaslu dituntut untuk tidak menutup mata atau main mata dengan kelompok-kelompok yang akan merugikan pihak lain, Bawaslu harus menunjukan integritas, kridibilitas, kapasitas, serta netralitas dalam mengawal proses pesta demokrasi dengan adil dan bijaksana. Senada dengan teklen Bawalu “Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu”.

Salam Pemilu Demokrasi Jujur, Adil, Terbuka, dan Sehat. Jali, Staff Panwascam Mustika Jaya.

*Opini kolumnis ini adalah tanggung jawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi.

Blogroll

test

Baca Juga

Recent Posts Widget

Menu Kantin

Pasang Iklan Kamu Di Sini

Recent Posts

recentposts

Popular Posts

Blog Archive

Kantin Iklan