Selasa, 20 Februari 2018

KantinPers

Kab. Way Provinsi Lampung, KantinPers - Kaupaten Way Kanan Provinsi Lampung, besar penduduknya berprofesi sebagai petani kopi yang menjadi salah satu minuman favorit di semua lapisan masyarakat Indonesia. 14 Kecamatan di Kab. Way Kanan hanya 3 yang tidak memiliki perkebunan kopi, bahkan lampung sebagai penyumbang kopi nasional hingga 70 %. Lahan serta iklim yang mendukung tumbuh suburnya tanaman kopi di kabupaten Way Kanan menjadikan tanaman kopi sebagai tanaman utama.

Namun seiring berjalanya waktu tanaman ini mengalami penurunan produktivitasnya, hal ini di ungkapkan petani kopi asal Kec. Kasui yang menceritakan penurunan hasil panen kopinya, biasanya lahan seluas 1 Hektar bisa menghasilkan 5 Kwintal Kopi namun kini hanya mampu menghasilkan 2,5 Kwintal saja. “Hal ini di kerenakan usia tanaman kopi yang sudah tua menjadikan produktivitasnya menurun” ujarnya petani asal Kec. Kasui.

Senada dengan ungkapan petani Koordinator Investivigasi Kaki Publik Wahyudin menambahkan bahwa penurunan produktivitas kopi selain faktor usia tanaman juga di akibatkan banyak petani yang mengganti tanaman kopinya dengan tanaman karet “yang bisa di panen mingguan”, bahkan petani menanam dengan pola tumpangsari ini menjadi penyebab penurunan produktivitas kopi di Kab. Way Kanan.

Selain faktor tersebut, petani juga membutuhkan bantuan modal, minimnya bantuan menjadi salah satu indikator kurang maksimalnya hasil panen kopi. Pengolahan biji kopi pun kurang maksimal akibat minimnya peralatan. Minimnya bantuan modal dan perhatian terhadap petani kopi berdampak produktivitas menurun, jadi kalau turun ya jangan salahkan petani kopi.

Kantinpers - Wahyudin selaku Koordinator Investigasi Kajian dan Analisa Keterbukaan Informasi Publik (KAKI PUBLIK).

0 komentar:

Posting Komentar

Blogroll

test

Baca Juga

Recent Posts Widget

Menu Kantin

Pasang Iklan Kamu Di Sini

Recent Posts

recentposts

Popular Posts

Blog Archive

Kantin Iklan