![]() |
| KantinPers |
Kab. Way Provinsi Lampung, KantinPers - Kaupaten
Way Kanan Provinsi Lampung, besar penduduknya berprofesi sebagai petani kopi
yang menjadi salah satu minuman favorit di semua lapisan masyarakat Indonesia.
14 Kecamatan di Kab. Way Kanan hanya 3 yang tidak memiliki perkebunan kopi,
bahkan lampung sebagai penyumbang kopi nasional hingga 70 %. Lahan serta iklim
yang mendukung tumbuh suburnya tanaman kopi di kabupaten Way Kanan menjadikan
tanaman kopi sebagai tanaman utama.
Namun
seiring berjalanya waktu tanaman ini mengalami penurunan produktivitasnya, hal
ini di ungkapkan petani kopi asal Kec. Kasui yang menceritakan penurunan hasil
panen kopinya, biasanya lahan seluas 1 Hektar bisa menghasilkan 5 Kwintal Kopi
namun kini hanya mampu menghasilkan 2,5 Kwintal saja. “Hal ini di kerenakan
usia tanaman kopi yang sudah tua menjadikan produktivitasnya menurun” ujarnya
petani asal Kec. Kasui.
Senada
dengan ungkapan petani Koordinator Investivigasi Kaki Publik Wahyudin
menambahkan bahwa penurunan produktivitas kopi selain faktor usia tanaman juga
di akibatkan banyak petani yang mengganti tanaman kopinya dengan tanaman karet
“yang bisa di panen mingguan”, bahkan petani menanam dengan pola tumpangsari
ini menjadi penyebab penurunan produktivitas kopi di Kab. Way Kanan.
Selain
faktor tersebut, petani juga membutuhkan bantuan modal, minimnya bantuan
menjadi salah satu indikator kurang maksimalnya hasil panen kopi. Pengolahan
biji kopi pun kurang maksimal akibat minimnya peralatan. Minimnya bantuan modal
dan perhatian terhadap petani kopi berdampak produktivitas menurun, jadi kalau
turun ya jangan salahkan petani kopi.
Kantinpers - Wahyudin selaku Koordinator Investigasi Kajian dan Analisa Keterbukaan Informasi Publik (KAKI PUBLIK).




0 komentar:
Posting Komentar