Selasa, 20 Februari 2018

KantinPers

Nasional, KantinPers - Dewasa ini degradasi moral atau kemerosotan adab generasi muda bangsa mengalami kemunduran secara signifikan khususnya kaum pelajar kekinian atau sering di juluki kids zaman now. Kemunduran adab pelajar begitu nampak di kelopak mata publik, mulai dari hal bertutur kata hingga dalam hal berbusana, arus globalisasi ysng menerpa tak di imbangi oleh pembinaan moral yang seimbang yang terjadi hanyalah ketimpangan. Virus globalisasi menjadi wabah menakutkan banyaknya penyimpangan dampak globalisasi diantaranya sexs bebas, pornografi, narkoba, gank motor pelajar (yang marak baru-baru ini),  berpakaian kekurangan bahan sehingga mengundang kriminalitas.

Banyak tragedi memilukan di kalangan pelajar, sepanjang 2017 terjadi beberapa kasus deperti, pelajar perta narkoba, pencabulan, mesum di tempat kost, tawuran dan masih lagi peristiwa menyedihkan di tambah setiap tahunya kenakalan dikalangan pelajar meningkat. Lalu menyalahkan siapa atau menjadi tanggung jawab siapa (?), sekolah, orang tua atau negara tidak, ini merupakan tanggung jawab bersama.

Sekolah memberikan edukasi dalam ranah pembelajaran dan pendampingan di lingkungan sekolah, di luar sekolah peran orang tua di tuntut secaa maksimal dalam mengadvokasi sang anak dengan pendidikan moralitas, kemudian negara memfasilitasi melalui regulasi serta peraturan-peraturan yang di tetapkan.

Jika virus menggerogoti moral atau adab kalangan pelajar di biarkan, bangsa ini mau jadi apa ? dan siapa yang akan melanjutkan cita-cita bangsa ini ?, kaum tua semakin lama menenggelamkan cahaya semangatnya karena keterbatasan usia dan tenaga yang tak cukup kuat lagi.

Senada dengan keadaan kaum pelajar saat ini juga di sampaikan oleh Koordinator Investivigasi Kaki Publik Wahyudin, kurangnya pendampingan anak mengakibatkan kebrutalan anak apalagi informasi sekarang sudah sangan cepat di akses oleh anak melalui gadget. Padahal generasi muda ini menjadi cikal bakal penopang martabat bangsa di masa depan dan menjadi penerus cita-cita bangsa.

Bangsa dan Negara Indonesia  sepanjang sejarah perjalanan kemerdekaan, beberapa kali sejarah membuktikan betapa pentingnya peran pemuda dalam arah bangsa dan negara ini, bagaimana jika kemerosotan moral tidak segara di entaskan dari  zona kronisnya, tamatlah bangsa ini.

Kantinpers - Wahyudin selaku Koordinator Investigasi Kajian dan Analisa Keterbukaan Informasi Publik (KAKI PUBLIK).

0 komentar:

Posting Komentar

Blogroll

test

Baca Juga

Recent Posts Widget

Menu Kantin

Pasang Iklan Kamu Di Sini

Recent Posts

recentposts

Popular Posts

Blog Archive

Kantin Iklan