Rabu, 22 November 2017




Bekasi, Katin Pers - Pendidikan adalah jalan pemutus kebodohan, Pempkot Bekasi memiliki pekerjaan rumah yang belum terselesaikan yakni jumlah pengawas tenaga pengajar di Kota Bekasi sangat minim. Akibatnya, berpengaruh terhadap kualitas tenaga pengajar. Kualitas tenaga pengajar yang tidak maksimal berdampak terhadap lulusan siswa di Kota Bekasi tahun ajaran 2016-2017, hanya mendapat predikat “Cukup” oleh Pemprov Jawa Barat dengan nilai rata-rata 6-7. 

Senada dengan predikat “Cukup” lulusan Pemkot Bekasi, Informasi yang di peroleh Koordinator Investivigasi  Kaki Publik Wahyudin, atas APBD Pemkot Bekasi tahun anggaran 2016 dan 2017 untuk Dinas Pendidikan. APBD untuk tahun anggaran 2016 Dinas Pendidikan senilai Rp 1.393.210.342.455,00 dan APBD anggaran Dinas Pendidikan tahun 2017 senilai Rp 1.349.659.998.420,00. 

“Terjadi pengamputasian oleh Pemkot Bekasi untuk APBD anggaran Dinas Pendidikan dari tahun sebelumnya ke tahun 2017 senilai Rp 43.550.344.035”, tegas Wahyudin Koordinator Investivigasi Kaki Publik.

Berdasarkan pengamputasian anggaran Dinas Pendidikan tersebut Wahyudin mempertanyakan, apakah hal tersebut (amputasi anggaran) pemyebab penurunan mutu pendidikan, baik guru pengajar dan sekolah.

0 komentar:

Posting Komentar

Blogroll

test

Baca Juga

Recent Posts Widget

Menu Kantin

Pasang Iklan Kamu Di Sini

Recent Posts

recentposts

Popular Posts

Blog Archive

Kantin Iklan